Riauviral.com – MERANTI, – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi sebagai upaya mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Komitmen itu diwujudkan melalui pelepasan 51 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau. Mereka akan melaksanakan pengabdian di lima desa di Kecamatan Tebingtinggi Barat .
Pelepasan berlangsung di halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Selasa 21 Juli 2026, dan dipimpin Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tengku Arifin . Hadir juga Dosen Pembimbing Lapangan UIN Suska Riau Dr. Sugiarto, S.Ag., M.M.., para asisten, staf ahli, kepala OPD, serta mahasiswa peserta KKN.
KKN Jadi Sarana Pengabdian Nyata.
Dalam sambutannya, Tengku Arifin menyampaikan apresiasi kepada UIN Suska Riau yang konsisten melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui program KKN.
“KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, melatih kepemimpinan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat ,” ujarnya.
Ia berharap para mahasiswa mampu membaur dengan masyarakat, menjunjung tinggi etika, menghormati adat istiadat dan budaya lokal, serta membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan seluruh lapisan masyarakat.
Pemkab Meranti juga berharap kehadiran mahasiswa KKN dapat berkontribusi dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, keagamaan, pemberdayaan masyarakat, literasi digital, kesehatan, pelestarian lingkungan, hingga pengembangan potensi ekonomi desa .
“Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti akan terus membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam menciptakan inovasi dan mempercepat pembangunan daerah ,” tegasnya.
Usung Tema Kearifan Lokal.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan UIN Suska Riau Dr. Sugiarto menjelaskan, 51 mahasiswa akan ditempatkan di lima desa di Kecamatan Tebingtinggi Barat.
KKN tahun ini mengusung tema kearifan lokaln sebagai upaya mendorong mahasiswa menggali dan mengembangkan potensi budaya serta tradisi masyarakat melalui pendekatan akademik dan pemberdayaan.
“Mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga belajar langsung di tengah masyarakat. Mereka diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus berkolaborasi dengan masyarakat dalam mengembangkan potensi daerah.,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, Tengku Arifin secara resmi melepas mahasiswa KKN UIN Suska Riau untuk melaksanakan pengabdian di Kabupaten Kepulauan Meranti. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun dunia pendidikan…(zamri)
