Oplus_131072
SELATPANJANG, RIAUVIRAL.COM – Kerusakan jalan poros sepanjang 4,7 kilometer di Desa Tenan, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, hingga kini belum mendapat perhatian serius dari Pemerintah Daerah.


Kondisi jalan yang rusak parah itu dikeluhkan langsung oleh Kepala Desa Tenan kepada awak media, Jum,at (6/11/2026). Menurutnya, jalan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat, namun kondisinya semakin memprihatinkan dari tahun ke tahun.
Yang paling mengenaskan itu kalau ambulans membawa pasien, sama anak-anak sekolah. Mereka harus melewati jalan yang hancur,” ujar Kades Tenan.
Ia mengaku sudah berkali-kali mengusulkan perbaikan jalan tersebut melalui berbagai forum resmi. Mulai dari Musrenbang desa, Musrenbang kecamatan, hingga Musrenbang kabupaten. Bahkan, ia mengaku pernah bertemu langsung dengan pihak dinas terkait.
Namun hingga detik ini, kata dia, tidak ada respon nyata dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti.
Saya macam dah putus asa pak mau ngusulkan jalan ini. Sudah saya sampaikan dalam Musrenbang, baik Musrenbang kecamatan maupun kabupaten, malah saya pernah jumpa pihak dinas terkait, namun sampai detik ini tidak ada respon dari pemerintah daerah,” ungkapnya dengan nada kecewa.
Kades Tenan menegaskan, jalan poros tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten untuk memperbaiki. Ironisnya, jalan itu dibangun sejak zaman Kabupaten Bengkalis, sebelum Kepulauan Meranti mekar menjadi kabupaten sendiri.
“Semenjak bangun zaman Kabupaten Bengkalis, malah kita sudah menjadi Kabupaten Kepulauan Meranti lebih kurang 20 tahun. Tak usah dibangun, dipandang pun tidak oleh Pemda,” tegasnya.
Meski demikian, ia bersyukur masyarakat Desa Tenan masih memahami aturan dan tidak saling menyalahkan. Warga mengerti bahwa perbaikan jalan poros bukan kewenangan kepala desa, melainkan tanggung jawab pemerintah kabupaten.
Alhamdulillah warga masyarakat saya mengerti aturan, tidak ada saling menyalahkan terhadap kades, padahal jalan tersebut adalah jalan poros, itu wewenang pemerintah kabupaten untuk memperbaiki,” ujarnya.
Kades Tenan berharap, melalui pemberitaan ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dapat segera turun ke lapangan dan melihat langsung kondisi jalan yang menjadi urat nadi perekonomian dan pelayanan kesehatan masyarakat Desa Tenan tersebut…(ZAMRI)
